Setiap kendaran pasti memiliki batas kapasitas muatan. Hal ini berkaitan dengan faktor kekuatan konstruksi kendaraan, kekuatan jalan, dan keselamatan. Demikian pula halnya dengan kereta barang, setiap gerbong juga memiliki kapasitas muat tertentu.
Kapasitas muat pada gerbong barang, disamping dituliskan dalam bentuk angka, juga ditunjukkan dengan simbol. Simbol yang dipakai adalah bentuk lingkaran. Bentuk dan jumlah lingkaran memiliki arti kapasitas muat tertentu.
Simbol satu lingkaran dengan garis tengah, menunjukkan kapasitas muat sebesar 10 Ton. Sedangkan simbol satu lingkaran penuh, menyatakan kapasitas muat sebesar 15 Ton. Sedangkan jumlah lingkaran menunjukan kelipatan kapasitas muat.
Untuk gerbong dengan simbol dua lingkaran bergaris tengah berselingkup, artinya memiliki kapasitas muat sebesar 20 Ton. Contoh gerbong dengan kapasitas muat semacam ini terlihat pada gerbong tipe GW.
Simbol dua lingkaran penuh berselingkup, menunjukkan kapasitas muat sebesar 30 Ton. Gerbong dengan kapasitas muat 30 Ton ini yang paling banyak dijumpai pada era sekarang.
Simbol tiga lingkaran penuh, menunjukkan kapasitas muat sebesar 45 Ton. Gerbong model ini bisa dilihat pada gerbong datar tipe PPCW seri 45xxx dan gerbong datar tipe PKPKW.
Yang perlu diperhatikan, jumlah simbol lingkaran tidak berkaitan dengan jumlah gandar yang dimiliki gerbong. Jumlah lingkaran hanya menunjukkan kapasitas muat. Dapat dibandingkan antara gerbong PPCW seri 45xxx dan gerbong PKPKW. Keduanya sama-sama memiliki simbol tiga lingkaran penuh. Pada gerbong PPCW seri 45xxx memiliki empat gandar, sedangkan gerbong PKPKW memiliki 6 gandar.
Demikian pula dengan gerbong tangki KR dan gerbong GW pada foto diatas. Keduanya sama-sama memiliki dua gandar, namun memiliki kapasitas muat berbeda seperti ditunjukan simbol lingkarannya.
Sumber rujukan:
Narasumber Pak Dhe Lutfi di Milist Keretapi












0 Responses to “Kapasitas Muat Gerbong Barang”